Dalam dunia game MOBA seperti Mobile Legends, istilah “feeder” sering kali terdengar, terutama saat pertandingan berlangsung sengit. Bagi pemain baru, istilah ini mungkin terdengar asing, tetapi bagi LuciGamers yang sudah sering push rank, kata ini bisa memicu emosi.
Apa sih sebenarnya arti feeder di Mobile Legends? Mengapa istilah ini sering dikaitkan dengan konotasi negatif?
Secara sederhana, feeder adalah sebutan untuk pemain yang sering mati dalam pertandingan, sehingga memberikan keuntungan kepada tim lawan. Namun, pengertian ini tidak sesederhana kelihatannya. Ada berbagai faktor yang membuat seseorang disebut feeder, mulai dari kurangnya pengalaman hingga strategi tim yang salah.
Yuk, kita ulas lebih dalam tentang maksud feeder, dampaknya, dan bagaimana cara menghindarinya agar permainan kamu semakin jago!
Pengertian Feeder di Mobile Legends
Feeder dalam Mobile Legends merujuk pada pemain yang memiliki jumlah kematian (death) jauh lebih banyak dibandingkan kill atau assist mereka dalam satu pertandingan. Istilah ini berasal dari kata “feed” dalam bahasa Inggris, yang secara harfiah berarti “memberi makan”. Dalam konteks game, feeder “memberi makan” tim lawan dengan gold dan pengalaman (XP) setiap kali mereka terbunuh. Hal ini membuat hero lawan semakin kuat, sementara tim feeder cenderung tertinggal.
Namun, tidak semua kematian otomatis membuat kamu menjadi feeder. Menurut definisi umum, seorang pemain dianggap feeder jika jumlah kematian mereka mencapai lebih dari 40% dari total kematian tim.
Misalnya, jika tim memiliki total 20 kematian, seorang pemain dengan 8 kematian atau lebih bisa disebut feeder. Meski begitu, konteks permainan juga penting. Ada situasi di mana kematian sengaja dilakukan sebagai bagian dari strategi, seperti mengorbankan diri agar rekan tim bisa kabur atau mengamankan objektif.
BACA JUGA: Pahami Arti By One dalam Bahasa Gaul Para Gamers
Dampak Feeder terhadap Tim
Menjadi feeder, baik sengaja maupun tidak, bisa memberikan dampak signifikan pada jalannya pertandingan. Dampak ini tidak hanya terasa pada statistik KDA (Kill, Death, Assist), tetapi juga pada moral dan strategi tim secara keseluruhan.
Berikut adalah beberapa dampak utama:
1. Keuntungan untuk Tim Lawan
Setiap kali seorang pemain mati, lawan mendapatkan gold dan XP tambahan. Jika ini terjadi berulang-ulang, hero lawan akan lebih cepat membeli item, naik level, dan menjadi lebih kuat. Hal ini membuat tim kamu semakin sulit untuk bersaing, terutama di fase mid hingga late game.
2. Penurunan Moral Tim
Feeder sering kali menjadi bulan-bulanan candaan atau kritik dari rekan tim, terutama di mode ranked. Hal ini bisa menurunkan semangat tim, membuat koordinasi menjadi kacau, dan bahkan memicu konflik internal. LuciGamers, ingat ya, komunikasi yang positif jauh lebih membantu daripada saling menyalahkan!
3. Ketidakseimbangan Strategi
Feeder yang sering mati bisa mengacaukan strategi tim, seperti rotasi lane atau pengambilan objektif seperti Turtle atau Lord. Misalnya, jika midlaner terus mati, tim lawan bisa lebih mudah menguasai map dan mengambil alih sumber daya penting.
Penyebab Seseorang Menjadi Feeder
Ada banyak alasan mengapa seorang pemain bisa menjadi feeder. Memahami penyebab ini adalah langkah awal untuk menghindarinya. Berikut adalah beberapa faktor umum:
1. Kurangnya Pengalaman atau Skill
Pemain baru sering kali belum memahami mekanisme permainan, seperti positioning, timing, atau penggunaan skill hero.
Misalnya, hero seperti Layla atau Alucard sering dianggap “hero feeder” karena mudah dibunuh jika dimainkan sembarangan.
2. Salah Memilih Posisi atau Hero
Memilih hero yang tidak sesuai dengan role atau situasi pertandingan bisa meningkatkan risiko menjadi feeder.
Contohnya, menggunakan hero squishy seperti marksman tanpa dukungan tank di lane yang agresif.
3. Permenang Sengaja (Trolling)
Sayangnya, ada juga pemain yang sengaja menjadi feeder untuk mengganggu tim, seperti berlari ke turret lawan atau bermain tanpa strategi.
Perilaku ini jelas merugikan dan bisa berujung pada hukuman dari sistem game.
4. Masalah Teknis
Lag, koneksi buruk, atau perangkat yang tidak mendukung sering kali membuat pemain mati berulang-ulang. Meski bukan kesalahan skill, ini tetap bisa membuat kamu dianggap feeder oleh tim.
Cara Menghindari Menjadi Feeder
LuciGamers, tidak ada yang ingin disebut feeder, bukan? Berikut adalah beberapa tips praktis untuk meminimalkan kematian dan meningkatkan kontribusi kamu dalam tim:
1. Pelajari Positioning
Posisi adalah kunci dalam Mobile Legends. Hindari berdiri terlalu maju tanpa visi map yang jelas.
Selalu perhatikan minimap untuk mengetahui posisi lawan dan hindari overextend ke area berbahaya.
2. Pahami Hero dan Role
Sebelum masuk pertandingan, pastikan kamu menguasai hero yang dipilih dan memahami role-nya.
Jika kamu bermain sebagai marksman, tetaplah di belakang tank. Jika sebagai tank, lindungi carry kamu dengan baik.
3. Komunikasi dengan Tim
Koordinasi adalah nyawa dalam game tim seperti Mobile Legends. Gunakan chat atau voice untuk memberi tahu tim tentang rencana, seperti ganking atau mengambil Turtle.
Komunikasi yang baik bisa mencegah situasi yang membuat kamu mati sia-sia.
4. Manfaatkan Item dan Build
Pilih build item yang sesuai dengan situasi. Jika lawan memiliki banyak magic damage, beli item defense seperti Athena’s Shield.
Build yang tepat bisa meningkatkan daya tahan dan mengurangi risiko kematian.
5. Berlatih dan Evaluasi
Setelah pertandingan, cek replay untuk melihat kesalahan yang kamu buat. Apakah kamu terlalu agresif? Atau mungkin kurang memperhatikan map? Dengan evaluasi, kamu bisa terus memperbaiki gameplay.
BACA JUGA: Tips Memainkan Mobile Legends dari Pemula sampai Pro
Hukuman untuk Feeder
Moonton, pengembang Mobile Legends, sangat serius menangani feeder, terutama yang sengaja trolling. Dalam patch terbaru, pemain yang terdeteksi sebagai feeder bisa mendapatkan hukuman seperti larangan bermain ranked atau classic selama beberapa waktu.
Jadi, LuciGamers, bermainlah dengan sportif dan hindari perilaku yang merugikan tim!
Penutup
Feeder di Mobile Legends adalah istilah yang kompleks dengan berbagai sudut pandang. Meski sering dianggap sebagai beban, tidak semua feeder bermaksud buruk. Dengan memahami pengertian, dampak, dan cara menghindarinya, kamu bisa meningkatkan permainan dan membantu tim meraih kemenangan. Ingat, LuciGamers, kunci sukses di Mobile Legends adalah kerja sama tim dan komunikasi yang baik. Jadi, terus latih skill kamu, pilih hero dengan bijak, dan nikmati setiap pertandingan!
Mau top up diamond Mobile Legends termurah dan proses super cepat? Yuk, kunjungi LuciGame.com, platform top up terpercaya untuk mendukung petualangan gaming kamu. Sampai jumpa di Land of Dawn, LuciGamers!





















